seafoodmanagementconsultant

KONSULTAN INDUSTRI PENGOLAHAN PERIKANAN

Strategi Efisiensi yang Efektif dalam Industri Perikanan

Industri perikanan merupakan jenis industri yang memiliki tingkat resiko pengelolaan yang tinggi.  Ketidakkonsistenan atas bahan baku, serta karakter dari bahan baku yang perishable, serta proses yang didominasi dengan kegiatan manual.  Seluruh faktor tersebut menjadi bagian yang sulit untuk terkelola konsep efisiensinya.

Lalu bagaimana perusahaan mendesain efisiensi dalam perusahaannya? Berikut adalah tahapan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dalam sistem yang ada dalam perusahaan.

(1) Mengelola Konsep Manajemen Pemasok yang Tepat

Memastikan bahwa pasokan dari suplier terkendali dan secara konsisten berjalan.  Ketika berhubungan dengan alam, perusahaan mengalami banyak tantangan terkait bagaimana perusahaan mendesain sistem yang efektif untuk menjaga mutualisme antara pemasok dengan perusahaan.

(2) Mendesain Proses yang Efisien dan Berkualitas

Produk perikanan adalah produk pangan yang memiliki keunikan atas kualitas serta keragaman ukuran. Melihat dari kondisi bahan baku tersebut, adalah penting bagi perusahaan untuk dapat mengelola proses yang tepat, minim reject dan meningkatkan nilai optimalisasi produk. Bagaimana perusahaan harus dapat dipastikan terproses melalui konsep supervisory leadership yang kuat.  Produk perikanan harus dapat memastikan melalui proses pengarahan  yang tepat dan terstruktur.

(3) Pengembangan Produk Baru

Proses pengembangan produk menjadi solusi dan alternatif yang tepat untuk dapat secara terus menerus meminimalkan kerugian akibat resiko penyimpangan yang terkait dengan bahan baku dan proses.  Pengembangan produk baru harus secara total difokuskan kepada desain pengembangan yang inovatif dan memiliki harga jual yang tinggi.

Bagaimana perusahaan Anda menjalankan program yang tepat terkait dengan pengelolaan produk perikanan? Lakukan proses pencarian referensi eksternal untuk dapat memastikan pengembangan dari industri perikanan. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

 

Iklan

Agustus 22, 2017 Posted by | BRC, konsultan industri perikanan, konsultan perikanan, Pengolahan Produk, Training, Uncategorized | , , , , , , | Tinggalkan komentar

Pengendalian Pemasok Bahan Baku

Dalam industri perikanan, adalah penting bagi perusahaan untuk melakukan proses pengendalian terhadap pemasok adalah bagian penting dalam penerapan kualitas dan keamanan pangan.  Penerapan atas pengendalian pemasok bahan baku perikanan termasuk ke dalam klasifikasi high risk (resiko tinggi).

Berikut adalah program pengendalian pemasok yang dapat dijalankan oleh perusahaan/ industri perikanan.

(1) Program Audit Pemasok

Kegiatan audit pemasok dijalankan pada jenis pelanggan yang bersifat high risk.  Sebenarnya kegiatan audit pemasok ini dijalankan untuk dapat memaksimalkan fungsi pemeriksaan atas komitmen sistem dari pemasok.  Mengingat pada tingkat resiko yang dimiliki oleh pemasok tersebut, desain dari audit pemasok harus disusun secara tepat dan maksimal.

(2) Program Seleksi Supplier

Proses atas seleksi pemasok dijalankan untuk dapat memastikan bahwa supplier yang terpilih telah memenuhi standar minimal dari kualifikasi pemasok. Bagaimana konsep atas seleksi supplier diproses adalah bagian penting untuk menjadi bagian sistem pengendalian yang optimal. Perusahaan harus dapat memastikan bahwa konsep kualifikasi adalah benar menjadi persyaratan dari konsep seleksi supplier.

(3) Pelatihan dan Pembinaan

Konsep atas pelatihan dan pembinaan dijalankan oleh perusahaan untuk dapat mengoptimalkan strategi pengelolaan atas pemasok kecil ataupun pemasok tunggal. Dimana berdasarkan kebijakan perusahaan, menjadi bagian utama yang menjadi pendukung usaha.

Bagaimana perusahaan dapat menjalankan program pengelolaan pemasok yang tepat? Ada baiknya perusahaan menjalankan proses pengelolaan pemasok yang tepat untuk dapat meningkatkan pertumbuhan bisnis serta faktor keamanan pangan dari perusahaan. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Mei 24, 2017 Posted by | BRC, ISO 22000, konsultan bap, konsultan industri perikanan, Manual GMP, Manual HACCP, Uncategorized | , , , , , , | Tinggalkan komentar

Startegi Pengembangan Produk Baru dalam Industri Perikanan

Industri perikanan adalah salah satu industri yang sangat berkaitan dengan alam serta harga yang fluktuatif.  Salah satu tantangan terbesar yang muncul dalam industri perikanan adalah bagaimana memastikan konsistensi dijalankan dengan tepat dan efektif untuk memastikan industri memiliki kemampuan untuk dapat bertahan dalam bisnis.

Salah satu strategi penting yang dapat dikembangkan oleh perusahaan adalah dengan mengembangkan produk baru. Proses dijalankan untuk memastikan bagaimana produk baru tersebut mampu untuk mengakomodasi meningkatnya harga bahan baku serta dapat memberikan nilai jual yang lebih tinggi.

Bagaimana perusahaan menjalankan proses pengembangan produk yang tepat.

(1) Melakukan Proses Penelitian yang Tepat

Industri tidak selamanya berkutat pada konsep praktis saja, adalah penting bagi organisasi untuk menginvestasikan biaya dalam bentuk penelitian untuk dapat mengembangkan produk baru. Bagaimana program penelitian dapat dijalankan secara tepat dan efektif untuk dapat memastikan bahwa penelitian yang dimaksud menghasilkan produk yang efisien serta dapat diserap pasar secara baik.

(2) Strategi Pemasaran

Biaya terbesar yang sebenarnya terkadang hanya disusun untuk menjangkau order.  Dalam beberapa hal, perusahaan harus dapat menerapkan program marketing yang mampu mengarahkan pasar untuk dapat menerima produk.

(3) Investasi Brand

Hal ini menjadi bagian penting dalam program pengembangan produk baru. Memastikan bahwa kekuatan brand mampu terjaga melalui kualitas dan pelayanan yang tepat.  Pengelolaan brand adalah penting untuk memastikan bahwa loyalitas pelanggan adalah produk menjadi baik. Jangan terlena sebagai industri pengemas saja. Jalankan merk produk Anda secara maksimal untuk mendapatkan keuntungan yang optimal.

Bagaimana perusahaan memastikan pengembangan produk baru. Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk dapat mengelola dan mengembangkan produk baru secara tepat dan optimal. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

 

 

Mei 3, 2017 Posted by | BRC, konsultan bap, konsultan industri perikanan, konsultan perikanan, Uncategorized | , , , | Tinggalkan komentar

Peranan QA dalam Mengelola Sistem Manajemen Keamanan Pangan

Dalam industri pangan, sangat penting apabila Sistem Manajemen Keamanan Pangan dipastikan terlaksana secara tepat dan efektif.  Dalam proses implementasi sistem yang tepat dan efektif, adalah sangat strategis bagi perusahaan perikanan untuk mendesain fungsi Quality Assurance dalam perusahaan.

Sedikit berbeda dengan Quality Control, Quality Assurance memiliki 5 (lima) peranan penting yang menjadi pembeda utama dari Quality Control.

(1) Fokus Ruang Lingkup Pekerjaan

Quality Assurance berfokus pada area yang lebih berorientasi ke dalam penyusunan sistem. Bagaimana sistem didesain tidak hanya terkait dengan output yang bersifat produksi saja. Namun juga memastikan setiap tahapan proses dijalankan sesuai dengan persyaratan normatif yang ditetapkan oleh perusahaan. Dibandingkan dengan QC, peranan dan pengaruh QA adalah sangat luas hingga mencapai pada keseluruh sistem operasional yang ada dalam perusahaan.

(2) Evaluasi Sistem

Peranan penting lainnya sebagai Quality Assurance adalah memastikan bahwa sistem yang terbentuk dapat terukur dan terevaluasi dengan tepat efektif.  Program evaluasi itu sendiri dilakukan dengan menggunakan program internal audit, inspeksi pelaksanaan GMP dan kegiatan verifikasi atas sistem.  Penanganan evaluasi dapat dilakukan melalui program penanganan ketidaksesuaian produk, seperti keluhan pelanggan.

(3) Contract Review

Quality Assurance bertugas untuk melakukan evaluasi atas spesifikasi yang ditetapkan terkait dengan kontrak/ kesepakatan yang terkait dengan persyaratan kualitas. Bagaimana QA melakukan proses review terhadap seluruh parameter kualitas yang menjadi bagian penting dalam penetapan kesepakatan antara manufacturing dengan customer. Penetapan kualitas yang disepakati menjadi bagian utama dalam mendesain proses dan penetapan produk kepada pelanggan.

(4) Implementasi Sistem

Dalam proses mendesain sistem, program implementasi adalah hal penting yang menjadi tantangan tersendiri. Quality Assurance harus dapat memastikan fungsi-fungsi dalam organisasi dapat menjalankan sistem dengan tepat dan meningkatkan organisasi atas definisi sistem itu sendiri.

(5) Mengembangkan Budaya Food Safety

Salah satu poin terpenting yang menjadi bagian penting dalam penerapan Sistem Manajemen Keamanan Pangan adalah bagaimana perusahaan mendesain budaya dari sistem itu sendiri. Memastikan bahwa awareness terbentuk dan menjadi bagian utama dari perusahaan untuk mampu mengelola sistem dengan optimal.

Bagaimana dengan penerapan Sistem Manajemen Keamanan Pangan dalam perusahaan Anda? Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk dapat menghasilkan penerapan sistem manajemen keamanan pangan yang efektif dalam perusahaan Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Maret 20, 2017 Posted by | BRC, ISO 22000, konsultan bap, konsultan industri perikanan, konsultan perikanan, Uncategorized | , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Menjaga Keberlangsungan Bisnis Perikanan

Dalam dunia usaha, adalah hal penting untuk memastikan bahwa keberlangsungan usaha dapat terjaga.  Lalu bagaimana strategi yang dapat dilakukan untuk menjalankan program keberlangsungan bisnis usaha perikanan. Berikut adalah strategi yang dapat dilakukan oleh perusahaan terkait dengan program pemastiany kontinyuitas dari usaha perikanan.

(1) Kekuatan untuk Pengendalian Resiko

Salah satu kunci kekuatan dari industri perikanan adalah bagaimana proses pengendalian resiko dijalankan. Untuk meminimalkan resiko yang dimunculkan bisnis perikanan menjalankan beberapa strategi penting, seperti meminimalkan rantai supply pengadaan dengan meminimalkan bentuk dari rantai proses. Ataupun konsep lainnya terkait dengan dengan resiko atas keamanan konsumen. Bagaimana prinsip atas resiko yang muncul terhadap konsumen dapat diminimalkan.

(2) Kekuatan dalam Inovasi Produk

Salah satu permasalahan dalam bidang komiditi adalah fluktuatif harga. Adalah menjadi tantangan bagi perusahaan untuk dapat menjaga agar fluktuatif harga dapat terkendali.  Meminimalkan penggunaan bahan baku dengan pola fluktuatif yang tinggi dengan pengembangan produk-produk baru. Bagaimana produk-produk baru tersebut dapat dipergunakan untuk meningkatkan nilai jual dengan resiko nilai beli yang terkelola dengan tepat.

Bagaimana konsep keberlangsungan bisnis perikanan Anda? Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk pengelolaan bisnis perikanan Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Januari 31, 2017 Posted by | BRC, ISO 22000, konsultan bap, konsultan perikanan, Pengolahan Produk, Training, Uncategorized | , , , | Tinggalkan komentar

Optimalisasi Fungsi QA (Quality Assurance) dalam Industri Perikanan

Dalam industri pangan, khususnya perikanan, pengembangan fungsi Quality Assurance adalah hal yang penting dan strategis. Bagaimana konsep strategis dalam QA dijalankan pada industri perikanan. Berikut beberapa fungsi unit kerja Quality Assurance yang dapat menjadi referensi bagi perusahaan.

(1) Desain Sistem

Quality Assurance bertanggung jawab untuk melakukan proses penyusunan Sistem Manajemen Mutu dan Manajemen Keamanan Pangan. Bagaimana menyusun dan menetapkan proses dalam organisasi untuk secara integratif menjalankan sistem dengan tepat.

(2) Pengendalian Implementasi

Quality Assurance mendesain dan menyusun program implementasi yang menjadi bagian penting dalam perusahaan. Program implementasi dapat dilakukan melalui pelatihan, internal audit, serta bagaimana program implementasi dijalankan untuk meningkatkan awareness dalam perusahaan.

(3) Evaluasi Sistem

Quality Assurance menjalankan analisis atas kecenderung dalam prilaku implementasi sistem.  Pengukuran trend dijalankan dalam bentuk teknik dan metode yang berfokus kepada pengukuran. Proses pengukuran  dapat dilakukan melalui analisis keluhan pelanggan, proses audit serta penanganan ketidaksesuaian produk.

Adalah penting bagi perusahaan perikanan dan pangan secara keseluruhan untuk memastikan bahwa Sistem Manajemen Keamanan Pangan dapat terlaksana secara efektif. Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat dan optimal untuk memastikan Sistem Manajemen Keamanan Pangan terlaksana secara tepat. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Januari 27, 2017 Posted by | BRC, ISO 22000, konsultan bap, konsultan fami-qs, konsultan industri perikanan, konsultan perikanan, Manual HACCP, Uncategorized | , , , , , , | Tinggalkan komentar

Perlukah Industri Perikanan Menerapkan ISO 9001?

Banyak industri perikanan dalam aplikasi pengelolaanya lebih berorientasi kepada Sistem Manajemen Keamanan Pangan. Namun melihat pada pengelolaan perikanan yang memiliki rsiko tinggi, sepertinya penerapan ISO 9001:2015 dapat menjadi solusi utama untuk diaplikasikan selain dengan penerapan Sistem Manajemen Keamanan Pangan.

Lalu apa manfaat yang didapatkan oleh perusahaan ketika melakukan program sertifikasi ISO 9001:2015?

(1) Pengendalian Resiko

Sedikit berbeda dengan Sistem Manajemen Keamanan Pangan, pengendalian resiko menjadi elemen terpenting dalam pendekatan penyusunan sistem. Industri perikanan diminta untuk menyusun dan mendesain sistem berdasarkan pada tahapan standarisasi pengendalian resiko yang dijalankan oleh perusahaan. Bagaimana sistem terbentuk serta bagaimana proses pengelolaan resiko yang dijalankan termasuk di dalamnya resiko pengadaan bahan baku, supply chain management dan keuangan dapat dijadikan bagian terpenting dalam pengendalian sistem.

(2) Manajemen Pengendalian Mutu Berbasiskan Pelanggan

Keamanan pangan bisasanya lebih memperhatikan pada mutu keamanan pangan. Perusahaan tidak terasah untuk menerapkan strategi terkait dengan pemahaman pelanggan dalam menyentuh kebutuhannya. Bagaimana konsep fokus pelanggan menjadi bagian penting dalam mendefinisikan operasional manajemen yang dijalankan.

Lalu bagaimana dengan penerapan sistem yang dijalankan dalam perusahaan Anda saat ini? Pastikan perusahaan menggunakan referensi eksternal yang tepat dalam mengembangkan sistem yang dijalankan. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

 

Januari 11, 2017 Posted by | BRC, ISO 22000, konsultan bap, konsultan fami-qs, konsultan industri perikanan, konsultan pakan, konsultan perikanan, Pengolahan Produk, Uncategorized | Tinggalkan komentar

Pengendalian Kontaminasi Benda Asing dalam Produk Fisheries

Dalam aplikasi industri perikanan, terkadang banyak pelaku proses lebih terfokus dengan bagaimana menjalankan proses pengendalian bahaya biologi dan bahaya kimia dibandingkan dengan program pengendalian yang terkait dengan benda asing. Lalu bagaimana dengan proses yang tepat bagi perusahaan dalam menjalankan sistem yang dapat mengkontaminasi benda asing dalam produk.

(1) Pengendalian Bahan Baku

Kontaminasi benda asing dapat muncul pada bahan baku produk.  Mengingat bahan baku produk fisheries sangat banyak bersentuhan dengan alam, maka tidak lah mengherankan apabila produk bahan baku fisheries sangat rentan atas terdapatnya kontaminan benda asing.  Proses pengendalian atas kontaminasi benda asing dapat dilakukan mulai dari program pengendalian pemasok.

(2) Pengendalian Proses

Adalah penting bagi perusahaan untuk dapat menjalankan proses pengendalian dengan tepat. Aplikasi atas status penggunaan peralatan, serta screening atas produk menjadi langkah yang tepat untuk dapat memastikan bagaimana tahapan atas setiap proses dijalankan secara benar dan efektif.

Bagaimana perusahaan dapat memastikan bahwa proses atas pengendalian bahan baku dan proses dijalankan secara tepat dalam manajemen keamanan pangan? Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat terkait dengan pelaksanaan program manajemen keamanan pangan dalam perusahaan Anda. (amarylliap@gmal.com, 08129369926, 081335632084)

Agustus 27, 2016 Posted by | konsultan industri perikanan, konsultan perikanan, Manual GMP, Manual HACCP, Pengolahan Produk, Training, Uncategorized | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Bagaimana Mendesain Supply Chain Management dalam Industri Perikanan?

Adalah suatu hal penting bagi perusahaan perikanan untuk dapat mendesain sistem Supply Chain Management yang tepat.  Desain Supply Chain Management yang efektif harus diperhitungkan secara tepat dalam Industri Perikanan. Bagaimana program keamanan pangan turut menyeratai aspek jalur rantai pasokan tersebut.

(1) Strategi Hulu

Adalah penting dalam industri perikanan dalam menjaga keberlangsungan pasokan bahan baku ke dalam industri. Berbicara atas pasokan bahan baku dalam industri perikanan adalah investasi yang tidak sedikit.  Dalam memastikan keberlangsungan tersebut aspek relasi harus dipertahankan agar tidak terjadi keterbatasan atau ketidakkonsistenan pasokan.

Ada baiknya perusahaan mengembangkan program pembinaan sebagai bentuk investasi tambahan kepada pemasok. Pembinaan tidak hanya dalam proses teknik penangkapan ataupun pengolahan, namun juga ada baiknya dalam bentuk penyediaan koperasi untuk dapat meningkatkan tingkat kesejahteraan dari pemasok.

(2) Strategi Logistic

Salah satu masalah yang seringkali ditemukan dalam industri perikanan adalah potensi turunnya kualitas dari proses pengiriman barang/ bahan baku. Perusahaan harus memastikan waktu dari pengiriman barang dapat terkoordinasi dengan kebutuhan pabrik. Bagaimana penetapan lokasi penyimpanan-penyimpanan sementara harus dibentuk untuk dapat memastikan bahwa pengelolaan bahan baku dapat sesuai dengan prasyarat industri perikanan.

(3) Strategi warehousing/ penyimpanan

Perusahaan harus dapat memastikan bahwa pola penyimpanan atas bahan baku dan barang jadi tidak menurunkan kualitas dan keamanan pangan. Program lay out untuk memastikan pemantauan dan FIFO harus dipastikan terkendali dengan tepat.  Perusahaan menjaga sistem administrasi secara akurat untuk memastikan bahwa proses penyimpanan barang dapat dijalankan secara efektif.

(4) Strategi Distribusi

Program distribusi harus dipastikan dijalankan dengan mengendalikan keefektifan jalur yang ada. Pastikan seluruh jalur efektif dan memberikan service level terbaik serta dipastikan tidak adanya waktu tunda yang dapat menyebabkan tersendatnya sistem pengiriman barang. Tersendatnya program pengiriman dapat menyebabkan potensi ketidaksesuaian kualitas maupun keamanan pangan produk.

Lakukan proses desain Supply Chain Management dalam perusahaan Anda secara efektif untuk dapat memastikan pertumbuhan bisnis Anda bergerak maju. Penggunaan referensi eksternal yang tepat, amat sangat membantu perusahaan dalam mencapai target yang diharapkan. (amarylliap@gmail.com, 08129369926/ 081335632084)

 

Agustus 14, 2016 Posted by | ISO 22000, konsultan industri perikanan, konsultan perikanan, Manual GMP, Manual HACCP, Pengolahan Produk, Training, Uncategorized | , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Pengelolaan Keamanan Pangan Pada Produk Cooked Perikanan

Dalam proses pengelolaan atas keamanan pangan, perusahaan harus memastikan bahwa kategori terkait dengan metode konsumsi menjadi pertimbangan penting terkait dengan analisis bahaya.

Bagaimana proses pengelolaan keamanan dilakukan untuk jenis produk kategori cooked.

(1) Penetapan Risk Area

Produk cooked memiliki tingkat resiko atas produk yang tinggi, berbeda dengan produk raw frozen. Dalam produk cooked produk telah mendapatkan aspek penanganan pemasakan yang memiliki potensi pemberian temperatur dan waktu untuk meningkatkan jumlah mikrobiologi setelah proses pemasakan.  Perusahaan harus memastikan adanya pemisahan area yang tepat untuk memastikan adanya pemisahan terkait dengan area resiko (high risk area) dan area dengan penanganan ketat (high care area).

(2)Pengendalian temperatur produk

Produk cooked frozen harus selalu dipastikan berada dalam kondisi rantai dingin.  Ada baiknya perusahaan menjalankan proses pengendalian yang ketat pada temperatur produk setelah pemasakan, untuk memastikan bahwa penurunan temperatur dilakukan secara cepat untuk menjaga kesesuaian dari tekstur produk yang dimaksud.

(3) Pengendalian PRP

Perusahaan harus dapat memastikan bahwa PRP dijalankan secara efektif. Memastikan no pathogen availability dalam area proses adalah penting. Menjalankan desain sanitasi dan program cleaning adalah bagian penting yang tidak dapat ditawar dalam mengendalikan keamanan pangan yang dimaksudkan tersebut.

Bagaimana perusahaan merancang desain keamanan pangan yang tepat dan efisien? Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk dapat memastikan bahwa pengelolaan desain keamanan pangan dapat dijalankan dalam perusahaan Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Agustus 13, 2016 Posted by | BRC, ISO 22000, konsultan industri perikanan, konsultan perikanan, Manual GMP, Manual HACCP, Pengolahan Produk, Uncategorized | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar