seafoodmanagementconsultant

KONSULTAN INDUSTRI PENGOLAHAN PERIKANAN

Menyusun Struktur Organisasi Pada Industri Perikanan

Dalam industri perikanan, penetapan fungsi dan wewenang adalah hal yang sangat penting dan krusial untuk dapat menjamin kualitas dan keamanan produk terjamin sesuai dengan standar persyaratan.  Tingkat kepentingan tersebut sangat dipengaruhi oleh faktor kondisi bahan baku yang memiliki karakteristik persihable (mudah rusak), dimana kondisi ini dapat menyebabkan material mudah untuk tidak terjaga kualitasnya apabila dikelola dengan cara tidak tepat.

Pengaruh kondisi ketersediaan bahan baku, juga sangat mempengaruhi aplikasi penerapan manajemen sumber daya manusia.  Dimana apabila tata kelola yang dilakukan tidak sesuai dengan standar persyaratan maka bahan baku yang memiliki nilai kualitas tinggi justru akan mengalami penurunan nilai setelah dilakukan pemrosesan.

Tantangan terbesar adalah bagaiama industri perikanan melengkapi sumber daya manusia yang dimiliki dengan kompetensi dan sistem pengawasan yang tepat.  Lalu apa yang harus dilakukan oleh industri perikanan?

Pastikan bahwa dalam proses pendesainan struktur organisasi, perusahaan harus dapat memastikan adanya fungsi peranan sebagai berikut:

(a) Supervisor / Leader Produksi

Peranan dari supervisor produksi adalah penting terkait dengan peranannya dalam melakukan proses pengawasan dan pengendalian terhadap proses produksi.  Mengingat tingkat kritikal dari tahapan proses produksi tersebut dijalankan, maka peranan ini sangat penting untuk menjaga kualitas dari produksi yang ditetapkan tersebut.

(b) Tim Sanitasi

Persyaratan terhadap kebutuhan menjaga adanya persyaratan dasar operasional, yaitu sanitasi, sangat membutuhkan adanya proses pengelolaan manajemen untuk proses sanitasi yang kuat dan konsisten untuk dapat memastikan bahwa proses operasional sanitasi dijalankan sesuai dengan standar persyaratan.

(c) Quality Control

Aplikasi dan penerapan dari peranan QC harus dapat memastikan bahwa kualitas dari produk terjaga mulai dari penanganan bahan baku, proses produksi maupun proses pengemasan.  Hal ini adalah menjadi bagian penting untuk dapat memastikan bahwa standar kualitas telah sesuai. Fungsi QC juga dapat dikembangkan tidak hanya untuk menjaga kualitas namun juga berperan dalam memastikan Sistem Manajemen Keamanan Pangan diproses sesuai dengan standar persyaratan yang telah ditetapkan.

Adalah menjadi bagian penting dari perusahaan untuk dapat memastikan komitmen terhadap kualitas dan keamanan pangan terjaga dalam sistem industri perikanan. Lakukan proses pencarian referensi eksternal tepat untuk memastikan kesesuaian dijalankan sesuai dengan standar persyaratan yang ada. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

 

 

Juni 15, 2014 - Posted by | BRC, ISO 22000, Uncategorized | , , , , , , , , , , , , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: